Materi MID semester Kimia Dasar




Mahasiswa angkatan 2010 yang memiliki mata kuliah Praktikum kimia dasar pada Universitas sriwijaya terhitung minggu depan akan melaksanakan MID semester, berikut materi materi sebagai bahan ajar pribadi.





Materi umum :
1. Alat alat yang pernah digunakan beserta fungsinya

klik disini untuk melihat nama2 alat kimia secara umum : klik here dan disini ( fungsi sesuai kan dengan praktikum dan penjelasan asisten)

2. Istilah istilah umum

a. Titrasi : Pengukuran Volume titran untuk bereaksi dengan analit hingga mencapai titik equivalen tertentu, titik equivalen ditandai dengan perubahan warna analit menjadi kemerah mudaan, hal tersebut karena ditambahkanya indikator PP(C20H14O4;phnolptalin)

b. Pengenceran : Penambahan aquadest terhadap suatu larutan dengan tujuan untuk menurunkan konsentrasi larutan tersebut

Rumus Pengencera : M1 V1 = M2 V2

c. penyaringan :Filtrasi adalah cara memisahkan zat cair, zat padat yang terdapat dalam campuran heterogen.

Hasil filtrasi adalah zat padat yang disebut residen/residu dan zat cair disebut filtrat.

Contoh : 1. Memisahkan santan kelapa dengan ampas menggunakan filter (saringan ) kalo

Contoh : 2. Pada PAM (Perusahaan Air Minum) sebagai bahan dasar air kali.

Pada proses awal air kali disaring dengan filter bed, yaitu penyaring terbuat dari lapisan batu pasir merupakan yang paling atas, batu kerikil lapisan ditengah dan yang paling bawah batu besar, air hasil saringan diproses hingga menghasilkan air minum.

d. titran : zat/larutan yang berada pada buret pada proses titrasi, zat ini sudah diketahui konsentrasinya

e. analit : zat yang berada pada erlemeyer pada proses titrasi, zat ini berlum diketahui konsentrasinya

3. Nama kimia dan Rumus kimia

semua zat zat dan larutan yang pernah digunakan pada praktikum 1 sampai 3, zat zat tersebut bisa dilihat di prosedur percobaan masing2 praktikum.

4. Reaksi

Setiap pembuatan laporan tetap, selalu ada reaksi, pelajari reaksi tersebut dan belajar cara mereaksi kan suatu senyawa dengan senyawa lainya, misal

NaCl + NH4OH ----> NH4Cl + NaOH

5. Perhitungan

Pelajari perhitungan pengenceran :

rumus nya = M1.V1 = M2.V2

contoh soal: 3 ml HCl 4 M di encerkan dalam labu ukur 50 Ml, brp konsentrasi HCl setelah diencerkan?

jawab :

dik: M1 = 4M ; V1 = 3 ml; V2= 50ml(mengapa V2 50 ml?, karena labu ukur yang digunakan adalah 50 Ml , jika yg digunakan 100ml maka V2 adalah 100 Ml)

dit : M2...?

jwb : M1.V1 = M2.v2

4 M . 3 ml = M2 . 50 ml
M2 = 0,24 M

################################################################################

diatas adalah materi umum praktikum..


materi khusus mengenai Praktikum 1 2 dan 3 akan segera saya posting..

keep fight

Nb : materi yang saya tuliskan tidak mutlak kebenaranya, karena saya hanya lah manusia biasa seperti anda yg membaca ini

Lihat gambar alat kimia yang lengkap disini:





GUEST BLOG:
Penulis dibalik Artikel ini: Rahmat Wira Dafitra |
Hotnews.web.id | Blog Paper's


Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari "L-E" di inbox anda:

Materi Analisa Aspirin dan Susu




Pada praktikum analisa aspirin dan susu, materi yang berkemungkinan masuk dalam MID semester Kimia dasar ialah


1. Sifat Sifat aspirin

- Bersifat analgesik : penghilang rasa sakit
- Bersifat antipiretik : penurun panas/demam
- asam
- mudah larut dalam ethanol

2. Aspirin Properties

Rumus kimia :C9H8O4
nama kimia : asam asetilsalisilat
IUPAC name : asam 2-asetilbenzoat

#####################################

Percobaan SuSu

1. reaksi biuret


Tujuan : mengetahui adanya ikatan peptide

Prosedur : protein + NaOH + CuSO4

Fungsi reagen

1. NaOH : mencegah endapan Cu(OH)2, memecah ikatan protein sehingga terbentuk urea, sbg katalisator
2. CuSO4 : donor Cu2+

Dasar reaksi : reaksi positif ditandai dengan terjadinya warna ungu karena adanya kompleks yang terjadi antara ikatan peptide dengan O dari
air. Reaksi ini disebut reaksi biuret karena positif terhadap biuret (kondensasi 2 molekul urea)

2CO(NH2)2 à CONH2 – NH --CONH2 (biuret) + NH3

CuSO4+ 2H2O à Cu(OH)2 + H2SO4

Cu(OH)2 + NH3 à warna ungu

Reaksi juga positif terhadap senyawa organic yang mempuyai gugus CO(NH2), SC(NH2), NHC(NH2), H2C(NH2)

Ikatan peptide panjang
à
ungu

Ikatan peptide pendek
à
pink


2. Xanthoprotein

Tujuan : menunjukkan adanya inti benzene (cincin fenil). Untuk identifikasi tyrosin,trptophan, fenilalanin

Prosedur : protein + HNO3 Pekat

reaksi positif : ditunjukkan adanya butir2 pada larutan susu, dan apabila di panaskan akan menjadi berwarna kuning

Inti benzena dapat ternitrasi oleh asam nitrat pekat menghasilkan turunan nitrobenzena. Fenilalanin, Tirosin, dan Triptofan yang mengandung inti benzena pada molekulnya juga mengalami reaksi dengan HNO3 pekat. Untuk perbandingan, dapat ditunjukkan oleh fenol yang bereaksi membentuk nitrobenzena. Hasil uji menunjukkan bahwa dari semua bahan, hanya kasein yang tidak mengandung asam amino yang mempunyai inti benzena pada molekulnya. Tetapi hal ini patut dipertanyakan, karena dari data-data yang diperoleh pada uji millon dan uji Hopkins cole, kasein mengandung tirosin dan triptofan. Salah satu alasan yang mungkin adalah karena kesalahan kerja praktikan dalam mengamati warna yang terbentuk selama reaksi.


3. reaksi koagulasi
pada praktikum yang telah dilakukan hanya pengamatan terhadap penggumpalan setelah di teteskan KOH, HCL dan aquadest

kesimpulan :

Protein dan asam amino memberikan reaksi yang bersifat khas, bukan hanya bagi gugus amino dan gugus karboksil bebas, tetapi juga bagi gugus R yang terkandung di dalamnya. Protein dapat bereaksi dengan pereaksi-pereaksi lain seperti juga asam amino yang menjadi penyusunnya. Protein dapat mengendap atau terdenaturasi oleh logam berat, garam-garam anorganik, rusaknya struktur tersier dan kwartener, serta karena berada pada titik isolistriknya.

kseimpulan :

aspirin : sifat, fungsi nya

Nb : materi yang saya tuliskan tidak mutlak kebenaranya, karena saya hanya lah manusia biasa seperti anda yg membaca ini

Related Post :


Lihat gambar alat kimia yang lengkap disini:






GUEST BLOG:
Penulis dibalik Artikel ini: Rahmat Wira Dafitra |
Hotnews.web.id | Blog Paper's


Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari "L-E" di inbox anda:

Analisa Besi Secara Kolorimetri



Bagi Anda Anda yang duduk di tingkat pertama perkuliahan, maka beberapa jurusan memiliki praktikum mata kuliah kimia dasar, di UNSRI tempat saya menimba ilmu ada 6 judul praktikum kimia dasar, salah satunya adalah Analisa Besi Secara Kolorimetri.

analisa besi secara kolorimetri ini adalah analisa yang menggunakan perbedaan intensitas warna beberapa larutan pembanding dengan larutan yang akan di cari konsentrasinya.

berikut adalah prosedur percobaan yang dilakukan dalam melakukan percobaan ini :

1. siapkan alat alat dan bahan antara lain
- Beker Glass
- gelas ukur
- tabung nessler 7 buah
- pipet tetes
- labu ukur

-larutan yang di butuhkan : larutan cuplikan (biasa di sebut X1 dan X2) yang akan dicari konsentrasinya
-larutan standar Fecl3
-larutan KCNS
-laruran Aquadest

2. Lakukan lah pengenceran pada FeCl3
pengenceran dilakukan dengan memasukkan 1 ml FeCl3 kedalam labu ukur, dan masukkan aquadest hingga garis tanda(labu ukur 100ml)

3. buatlah secara seri larutan pembanding dalam 5 buah tabung nessler, sebelum nya beri label masing masing tabung, tabung 1(1 ml), tabung 2(2ml), seterusnya hingga tabung ke 5. masukkan larutan Standar yang telah di encerkan tadi kedalam tabung nessler sesuai dengan label masing masing.

4. tambahkan 5 ml KCNS kedalam tabung nessler, dan tambahkan aquadest hingga garis tanda ( tabung nessler 100ml)

5. tutup dengan parafilm, kocok kocok hingga homogen

6. diamkan 10 menit.

7. perlakukanlah larutan X1 dan X2 dengan perlakuan yang sama dengan larutan pembanding

8. bandingkan larutan X1 dan X2, dengan larutan pembanding

9 warna yang sama berarti memiliki konsentrasi yang sama.


Percobaan selessai


Kesimpulan :

analisa ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi suatu larutan dengan membandingkan dengan larutan lain yag sudah diketahui konsentrasinya , perbandingan nya ialah berdasarkan intensiras warna. larutan yang memiliki warna sama di anggap memiliki konsentrasi yg sama


kekurangan ; tidak tepat, karena di amati secara visual saja
kelebihan : cepat, dan bahan yang digunakan sedikit

Nb : materi yang saya tuliskan tidak mutlak kebenaranya, karena saya hanya lah manusia biasa seperti anda yg membaca ini

Related Post :
Lihat gambar alat kimia yang lengkap disini:







GUEST BLOG:
Penulis dibalik Artikel ini: Rahmat Wira Dafitra |
Hotnews.web.id | Blog Paper's

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari "L-e" di inbox anda: